Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juni 2017

Ini Alasan Kapolri Tolak Jalankan Perintah Pansus KPK

Ini Alasan Kapolri Tolak Jalankan Perintah Pansus KPK
Ini Alasan Kapolri Tolak Jalankan Perintah Pansus KPK
Agen Poker Online - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menolak menjalankan perintah Pansus Hak Angket KPK yang menginginkan kepolisian untuk membawa Miryam S. Haryani, tersangka dalam kasus dugaan pemberian keterangan palsu pada sidang kasus korupsi e-KTP, dari Rutan KPK ke DPR.

Sesuai peraturan dalam KUHP, upaya paksa penangkapan hanya bisa dilakukan untuk keperluan peradilan, katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Selasa malam (20/6/2017).

"Acara selama ini di Polri adalah acara KUHP. KUHP itu upaya paksa penangkapan apalagi penyanderaan, penyanderaan sama saja dengan penahanan itu acaranya harus pro justicia, artinya dalam rangka untuk peradilan," kata Tito.

Menurutnya permintaan DPR untuk menghadirkan Miryam tidak jelas tercantum dalam UU MD3.

"Acara MD3 itu tidak jelas bentuknya, apakah surat perintah penangkapan atau apa, apa surat perintah membawa paksa atau apa. Kalau penyanderaan apakah ada surat perintah penyanderaan. Nah ini yang belum jelas karena dalam bahasa hukum kami tidak ada," paparnya.

Pihaknya menyatakan akan membahas aspek hukum terkait permintaan tersebut dengan Komisi III DPR. Selain itu pihaknya juga berencana meminta interpretasi dari Mahkamah Agung.

"Nanti ada tim yang dipimpin Pak Wakapolri akan konsultasi hukum dengan Komisi III apakah ada interpretasi hukum, kalau nanti ada kesepakatan nanti akan kami lihat apakah solusinya. Kalau tidak ada kesepakatan, saya pikir nanti akan meminta fatwa kepada instansi yang berwenang untuk menginterprestasikan hukum itu, di antaranya Mahkamah Agung," ujarnya.

Jumat, 02 Juni 2017

GP Ansor Dampingi Keluarga Korban Intimidasi Lapor Ke Polda

GP Ansor Dampingi Keluarga Korban Intimidasi Lapor Ke Polda
GP Ansor Dampingi Keluarga Korban Intimidasi Lapor Ke Polda
Agen Poker Online : Tadi siang, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dampingi keluarga korban intimidasi oleh Front Pembela Islam (FPI) untuk lapor ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut diterima Polda Metro Jaya dengan nomer LP/2665/VI/2017/PMJ/Dit.Reskrimum. 

"Iya tadi siang jam 13.00 WIB keluarga korban lapor ke Polda Metro Jaya, kita dampingi,"kata Wakil Ketua GP Ansor DKI Jakarta, Redim saat dikonfirmasi 88dg88.com, Jakarta, Kamis (1/6/2017).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persekusi artinya pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti, dipersusah, atau ditumpas.

Sekretaris GP Ansor DKI, Dendy Zuhairil Finsa menambahkan, dirinya beserta 4 rekan dari Ansor dan dua anggota Banser turut mendampingi korban melakukan laporan tersebut.

"Negara ini adalah negara hukum, tidak boleh orang maupun kelompok melakukan persekusi, atau intimidasi kepada orang atau kelompok lain. Bahwa korban hanya anak kecil umur 15 tahun, jika ada salah ya dinasehatin dengan baik, jangan main pukul, namanya juga anak-anak," papar Dendy.

Dendy menyatakan, pihaknya di sini dalam posisi mendampingi masyarakat lemah yang mendapatkan perlakuan semena-mena dari pihak tak bertanggung jawab.

"Kami mengadvokasi warga yang tidak berdaya, untuk berani melaporkan ke aparat penegak hukum atas tindakan persekusi yang dilakukan oleh siapapun. Bagi yang melanggar hukum, urusannya adalah dengan aparat penegak hukum bukan kami," tandas Dendy.

Sebelumnya, video persekusi sejumlah anggota ormas terhadap anak yang diduga berinisial PMA beredar di media sosial. Remaja berusia 15 tahun itu mendapat intimidasi dan penganiayaan dari warga yang diduga anggota ormas.

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik itu, seorang pria tampak mengintimidasi PMA yang dikelilingi sejumlah orang di sebuah ruangan. PMA disebut-sebut menyudutkan tokoh ormas dan ulama di media sosial. Karena itu, dia diminta meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

Minggu, 26 Maret 2017

Kuasa Hukum Ridho Rhoma Akan Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Kuasa Hukum Ridho Rhoma Akan Ajukan Permohonan Rehabilitas | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE

Kuasa Hukum Ridho Rhoma Akan Ajukan Permohonan Rehabilitas
Kuasa Hukum Ridho Rhoma Akan Ajukan Permohonan Rehabilitas
AGENDG.COM - AGEN POKER ONLINE | Kakak tiri penyanyi dangdut Ridho Rhoma, Debby Veramasari Irama bersama kuasa hukum Ridho Rhoma, Krisna Murti akan ajukan permohonan rehabilitasi. Perkataan ini dilontarkan disaat Debby dan Krisna mendatangi kantor Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat.

DGPOKER - AGEN POKER TERPERCAYA


"Artinya begini kemarin bapak Rhoma Irama selaku bapaknya Ridho Rhoma sudah datang ke BNN (Badan Narkotika Nasional) yang bertujuan untuk mengajukan rehabilitasi untuk anaknya Ridho karena yang ditemukan 0,7 gram narkotika jenis sabu-sabu yang masih di bawah batas," terang Krisna ketika tiba di Mapolres Jakarta Barat, Minggu (26/3/2017).

DGPOKER - CARA MENANG POKER


Krisna maupun kakak Ridho berharap permohonan untuk rehabilitasi tersebut diterima dan dikabulkan oleh Polres Jakarta Barat. Krisna pun tidak ingin berkomentar lebih jauh lagi, ia mengatakan ingin mendengarkan keterangan dari Ridho yang saat ini ditahan.

DGPOKER - POKER TERPERCAYA INDONESIA


"Artinya kami mau tanya dulu sama Ridho, hal ini juga masih belum tahu," ujar Krisna.

Debby juga tidak bicara banyak soal kebiasaan adiknya yang mengkonsumsi narkoba. Ia sendiri datang ke kantor Polres Jakarta Barat ingin melihat kondisi adiknya itu.

"Saya belum ketemu sama Ridhonya. Juga belum dapat keterangan detailnya seperti apa. Jadi belum bisa keterangan seperti apa," ujar Debby.

Debby sendiri mengaku tidak tahu kebiasaan adiknya itu. Menurut dia, selama ini Ridho tengah sibuk menyelesaikan kuliahnya. Namun di sela kesibukannya, Ridho juga sedang menyelesaikan lagu terbarunya.

Ridho Rhoma dan seorang temannya masih ditahan setelah ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat, pada Sabtu pagi, 25 Maret 2017, pukul 04.00 WIB. Dari penangkapan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya 0,7 gram sabu-sabu dan alat pengisapnya atau bong pada diri Ridho.

Selain itu, ditemukan alat pengisap dan obat penenang merek Dumoli, pada tersangka S. Roycke menuturkan, keduanya terbukti positif mengkonsumsi barang terlarang tersebut.

Kepolisian menyebutkan Ridho dan S merupakan pengguna. Mereka biasanya mendapat barang haram tersebut dari seorang pengedar, yang kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki adanya jaringan yang terlibat dengan kedua tersangka.

Atas perbuatannya, Ridho Rhoma dan S dijerat dengan Pasal 112, 114, 127, dan 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Rabu, 01 Maret 2017

Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga

Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga
Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan beberapa pengaduan terkait pungutan liar di bawah pemerintahannya dan Ahok beri peringatan keras untuk PNS yang terlibat pungli ke warga.

 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Pungli atau pungutan liar tersebut dikenakan kepada warga yang ingin membuat sertifikat hak milik (SHM) hingga yang berencana berdangang di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Ahok pun berkata, tim kami lagi mencari titik terang atas adanya laporan tersebut dan saya tidak akan segan-segan untuk langsung memberikan sanksi/pemecatan kepada PNS yang telah terbukti melakukan pungli kepada warga.
 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA

 

"Makanya kita lagi teliti lebih dalam lagi atas laporan tersebut, dan jika memang terbukti dan ketahuan ya pecat langsung aja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/3).

Sebelumnya, warga Pangkalan Jati, Duren Sawit, Jakarta Timur, kabarnya dimintai pungutan saat akan memproses SHM. Warga tersebut adalah Lydia (28). Dia mengatakan, dirinya dimintai uang Rp 20 juta untuk pembuatan sertifikat hingga selesai.

Namun dia tidak mengungkapkan secara rinci mengenai siapa orang yang melakukan 'Pemalakan' dalam proses pembuatan SHM itu.

Kemudian aja juga warga rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, Rika (44) mengadukan nasibnya kepada Basuki atau akrab disapa Ahok itu. Dia mengaku dipungut Rp 4 juta untuk berdagang di Jalan Cengkeh, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

"Pak saya mau dagang di (jalan) Cengkeh. Tapi malah diminta 4 juta pak," katanya kepada Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/3).

Dia mengaku 'dipalak' Rp 4 juta oleh orang yang mengaku dari paguyuban pedagang Cengkeh. Padahal, Rika sangat membutuhkan lapak untuk berdagang demi menghidupi anaknya.
 

Selasa, 17 Januari 2017

Janji Cagub DKI Jakarta Untuk Sejahterakan Masyarakat Usia Senja

Janji Cagub DKI Jakarta Untuk Sejahterakan Masyarakat Usia Senja | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Janji Cagub DKI Jakarta Untuk Sejahterakan Masyarakat Usia Senja
Janji Cagub DKI Jakarta Untuk Sejahterakan Masyarakat Usia Senja

Janji Cagub DKI Jakarta untuk sejahterakan masyarakat usia senja DKI tak luput dari kampanye mereka. Pasangan Agus-Sylvi, Ahok-Djarot, dan Anies-Sandiaga memiliki jurus tersendiri untuk merebut perhatian masyarakat usia senja.

 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Cawagub nomor urut 1 Sylviana Murni menjanjikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 5 juta setahun untuk warga lansia yang kurang mampu. Nantinya penyaluran bantuan tersebut akan dipantau langsung oleh ketua RT dan ketua RW.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Beda halnya dengan Sylvi, Djarot Saiful Hidayat mengatakan akan menjamin biaya hidup serta pemakaman bagi masyarakat Usia Senja di DKI.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA

 

Sedangkan Anies Baswedan berjanji akan memberi tunjangan Rp 300 ribu per bulan bagi lansia. Fasilitas di bidang transportasi dan kondisi darurat juga gratis untuk masyarakat Usia Senja.
 
Bagaimana janji dari calon pemimpin DKI untuk merebut perhatian dari warga
masyarakat Usia Senja di DKI? Berikut ulasannya.

1. Janji Sylvi Bagikan BLT Rp 5 Juta Setahun Untuk  Masyarakat Usia Senja
 
Sylviana Murni menjanjikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 5 juta setahun untuk para
masyarakat Usia Senja yang kurang mampu. Penyaluran uang itu nantinya akan dipantau langsung oleh ketua RT dan ketua RW. Dia mengaku akan membuat perencanaan proses pencairan uang itu.

"Mas Agus orang baik dengan bibit-bebet-bobotnya. Bagi Bapak-Ibu, apa yang dibantu? Tapi nggak mampu? Kita bantu Rp 5 juta setahun," ucap wanita yang akrab disapa Sylvi itu di Jalan Mardani Raya, Gang Kubur, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2016).

"Nanti RT-RW nya yang tahu dan memantau. Kita nanti juga bikinin pedomannya seperti apa," lanjutnya.

2. Djarot Menjamin Kesehatan
Masyarakat Usia Senja hingga Pemakaman Gratis

Cawagub nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat berjanji akan memberi jaminan hidup untuk
masyarakat Usia Senja DKI Jakarta. Caranya lewat biaya kesehatan hingga pemakaman tanpa dipungut biaya.

"Bagi mereka yang sudah tidak mampu, sepuh, itu tanggung jawab kami untuk memeliharanya. Bila sakit, kita akan bayar sampai sembuh, pemakaman gratis," kata Djarot kepada warga Petamburan RW 07, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

Djarot juga menjamin akan memberikan pelatihan kepada warga yang memiliki ide kreatif. Djarot berjanji pemerintah akan memberikan modal.

3. Anies Akan Memberikan Tunjangan Setiap Bulan Rp 300 Ribu Jika Mereka Terpilih.

Cagub nomor urut 3 Anies Baswedan berjanji akan memberikan tunjangan bulanan Rp 300 ribu untuk
masyarakat Usia Senja.

"Ibu-Bapak sekalian, berikut rencana kami lainnya khusus untuk warga lanjut usia. Saya bacakan, pertama kita akan berikan tunjangan hari tua sebesar Rp 300 ribu per bulan. Layanan kondisi darurat, kemudian transportasi di Jakarta di mana pun gratis untuk
masyarakat Usia Senja," kata Anies saat blusukan di Jalan Sitrun RT 06 RW 10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (17/1/2017).

Selain itu, pelayanan kesehatan serta kesejahteraan bagi warga
masyarakat Usia Senja menjadi janji kampanyenya. "Jadi kami akan lakukan pelayanan kesehatan. Kita akan menyiapkan pelayanannya, kalau sekarang ini bukan pelayanan kesehatan, tapi pelayanan kesakitan, sakit baru dilayani," ujar Anies.