Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA
![]() |
| Ahok Beri Peringatan Keras Untuk PNS Yang Terlibat Pungli Ke Warga |
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan beberapa pengaduan terkait pungutan liar di bawah pemerintahannya dan Ahok beri peringatan keras untuk PNS yang terlibat pungli ke warga.
DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
Pungli atau pungutan liar tersebut dikenakan kepada warga yang ingin membuat sertifikat hak milik (SHM) hingga yang berencana berdangang di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA
Ahok pun berkata, tim kami lagi mencari titik terang atas adanya laporan tersebut dan saya tidak akan segan-segan untuk langsung memberikan sanksi/pemecatan kepada PNS yang telah terbukti melakukan pungli kepada warga.
DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA
"Makanya kita lagi teliti lebih dalam lagi atas laporan tersebut, dan jika memang terbukti dan ketahuan ya pecat langsung aja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/3).
Sebelumnya, warga Pangkalan Jati, Duren Sawit, Jakarta Timur, kabarnya dimintai pungutan saat akan memproses SHM. Warga tersebut adalah Lydia (28). Dia mengatakan, dirinya dimintai uang Rp 20 juta untuk pembuatan sertifikat hingga selesai.
Namun dia tidak mengungkapkan secara rinci mengenai siapa orang yang melakukan 'Pemalakan' dalam proses pembuatan SHM itu.
Kemudian aja juga warga rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, Rika (44) mengadukan nasibnya kepada Basuki atau akrab disapa Ahok itu. Dia mengaku dipungut Rp 4 juta untuk berdagang di Jalan Cengkeh, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
"Pak saya mau dagang di (jalan) Cengkeh. Tapi malah diminta 4 juta pak," katanya kepada Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/3).
Dia mengaku 'dipalak' Rp 4 juta oleh orang yang mengaku dari paguyuban pedagang Cengkeh. Padahal, Rika sangat membutuhkan lapak untuk berdagang demi menghidupi anaknya.

EmoticonEmoticon