Tampilkan postingan dengan label Rizieq Syihab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rizieq Syihab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2017

Rizieq Syihab Akan Kembali Menjadi Saksi Dalam Sidang Ahok Besok

Rizieq Syihab Akan Kembali Menjadi Saksi Dalam Sidang Ahok Besok | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Rizieq Syihab Akan Kembali Menjadi Saksi Dalam Sidang Ahok Besok
Rizieq Syihab Akan Kembali Menjadi Saksi Dalam Sidang Ahok Besok
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab akan kembali menjadi saksi dalam sidang Ahok besok sebab Rizieq adalah salah satu saksi ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa, 28 Februari 2017.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Keterangan dari salah satu kuasa hukum Ahok, Edi Danggur, Rizieq Syihab akan menjadi saksi ahli agama Islam dalam sidang Ahok. Rizieq dipilih dari hasil rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) berdasarkan Surat Keterangan MUI Pusat No.Ket-1061/DP/-MUI/XI/2016 tanggal 3 November 2016 yang ditandatangani oleh Ketua MUI Pusat KH Sodikun dan Sekjen MUI Pusat Anwar Abbas.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Pada 7 Februari kemarin, Rizieq Syihab pernah dipanggil untuk  menjadi saksi dalam sidang Ahok. Akan tetapi Rizieq tidak hadir karena ada uzur syar'i atau halangan yang diperbolehkan. Selain Rizieq, Abdul Chair Ramadhan juga akan bersaksi sebagai ahli Hukum Pidana/Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat. Adapun Ahok telah menjalani 11 kali persidangan terkait dengan dugaan penistaan agama yang menjeratnya.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA

 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan akan melakukan pengamanan sesuai dengan pengamanan persidangan sebelumnya. "Setiap Selasa memang jadwal sidang Pak Ahok, apabila Pak Rizieq datang sebagai saksi ya pengamanan akan tetap dilakukan," kata Argo di  Polda Metro Jaya, Jumat, 24 Februari 2017.

Ditanya soal kemungkinan adanya tambahan personel untuk pengamanan, Argo mengaku hal itu belum bisa dipastikan. Namun, penambahan personel utu bisa saja dilakukan jika memang dibutuhkan demi kelancaran sidang.

"Kami lihat di lapangan nanti. Kalau memang massa banyak yang datang, penambahan personel dimungkinkan. Yang penting sidang berjalan lancar,  yang ingin menyaksikan juga lancar, sehingga masyarakat lain juga terlayani."

Pada sidang sebelumnya, saksi yang dihadirkan antara lain Ketua MUI KH Ma'ruf Amin.  Dalam sidang yang berlangsung 1 Februari itu Ahok langsung merespon bahwa kesaksian Ma'ruf Amin tidak benar alias palsu. Ahok pun mengancam akan melaporkan ke polisi. Namun, tak lama berselang Ahok mencabut pernyataannya itu meminta maaf kepada Ma'ruf Amin. Permintaan maaf tersebut sudah diterima oleh Ma'ruf Amin.
 

Sabtu, 11 Februari 2017

Sejumlah Wartawan Kembali Menjadi Sasaran Kekerasan Saat Meliput Aksi 112

Sejumlah Wartawan Kembali Menjadi Sasaran Kekerasan Saat Meliput Aksi 112 | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Sejumlah Wartawan Kembali Menjadi Sasaran Kekerasan Saat Meliput Aksi 112
Sejumlah Wartawan Kembali Menjadi Sasaran Kekerasan Saat Meliput Aksi 112

Lagi-lagi tindak kekerasan menimpa wartawan saat bertugas. Kali ini, sejumlah wartawan kembali menjadi sasaran kekerasan saat meliput aksi 112 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Reporter senior Metro TV Desi Bo mengaku dipukul beberapa peserta aksi 112 saat tengah meliput di sekitar Masjid Istiqlal. Akibatnya, Desi mengalami luka di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul, merasa pusing dan terluka di bagian kepala.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

"Mereka (massa) mukul pakai bambu dari atas, samping, lalu kita juga dilempar pakai gelas air mineral. Saya kena di kepala pakai bambu," ujar Desi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2017). 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA

 

Hal yang sama juga dirasakan kameramen Metro TV bernama Ucha Fernandes. Selain dipukul, dia juga mendapatkan intimidasi dari segelintir massa yang ada di luar masjid itu.

"Perut sama pundak diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga yang nendang di bagian kaki," kata Ucha.

Sementara itu, kameramen Global TV bernama Dino juga mendapat intimidasi secara lisan oleh sebagian massa aksi. Mereka memaki-maki Dino lantaran selama ini media tak pernah menyematkan gelar habib kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Gue ditanyain dikerubungi, mereka (massa aksi 112) bilang, semua TV harus ngomong itu Habib Rizieq, jangan cuma Rizieq doang, yang sopan. Sambil ngotot ngomongnya," ucap Dino.

Ketiga wartawan itu langsung diamankan beberapa petugas di sekitar lokasi untuk menghindari kericuhan yang semakin besar. Mereka dievakuasi sementara di Gereja Katedral yang berada persis di depan Masjid Istiqlal.

Minggu, 29 Januari 2017

Alasan TPDI Yang Terus Desak Hakim Bebaskan Ahok

Alasan TPDI Yang Terus Desak Hakim Bebaskan Ahok | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Alasan TPDI yang Terus Desak Hakim Bebaskan Ahok
Alasan TPDI Yang Terus Desak Hakim Bebaskan Ahok

Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) terus mendesak hakim perkara penistaan agama dengan tersangka calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,  guna  membatalkan surat dakwaan dan tuntutan jaksa serta membebaskan Ahok.

 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA 

 

Koordinator TPDI Petrus Selestinus menuturkan proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan yang dilakukan telah membuka tabir adanya koneksi antara tekanan aksi massa Front Pembela Islam (FPI) dan kerja penyelidik serta penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Menurut Petrus, berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Polri dan surat dakwaan jaksa telah dibuat dalam tekanan massa. “Massa mendesak dan mengintimidasi penyidik agar segera menjadikan Ahok sebagai tersangka, menahan dan melimpahkan penuntutannya secepat mungkin ke pengadilan,” kata Petrus dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 29 Januari 2017.

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA

 

Menurut dia, tekanan aksi massa yang dilakukan FPI ketika Ahok diperiksa sebagai saksi dan tersangka atau ketika menghadapi proses hukum atas dugaan penistaan agama di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Utara sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat.

Perlakuan berbeda, ucap Petrus, terjadi pada sikap aksi massa FPI ketika Rizieq Syihab dan Sylviana Murni diperiksa dalam kasus lain di Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Polda Metro Jaya.

Petrus menjelaskan, dalam kasus penistaan agama yang disangkakan kepada Ahok, FPI dengan kekuatan massa besar mendesak Polri dan kejaksaan mempercepat proses hukum terhadap Ahok.


Sedangkan dalam kasus Rizieq, FPI menuntut Polri menghentikan proses hukum dan akan menuntut balik pihak yang melapor. Penanganan yang berbeda juga muncul dalam dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Faus dengan terlapor calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni.

“Penyidik justru menerapkan pola berbeda serta sangat humanis karena nyaris tanpa tekanan aksi massa dan tahapan proses hukum yang dilalui secara berjenjang.” Padahal, menurut Petrus, dalam setiap kasus pidana, penyelidik dan penyidik Polri selalu bekerja dengan tetap mengacu kepada hukum yang sama, meskipun dalam kondisi dikepung kepentingan pihak-pihak tertentu.