Tampilkan postingan dengan label Poker Terpercaya Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poker Terpercaya Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath Resmi Ditahan Polisi Atas Dugaan Makar

Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath Resmi Ditahan Polisi Atas Dugaan Makar | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE

Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath Resmi Ditahan Polisi Atas Dugaan Makar
Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath Resmi Ditahan Polisi Atas Dugaan Makar

AGENDG.COM - AGEN POKER ONLINE | Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI) KH Muhammad Al-Khaththath resmi ditahan polisi atas dugaan makar bersama empat orang lainnya yang ditangkap sebelum aksi 313. Total sembilan orang tersebut dijerat pasal 107 dan 110 KUHP tentang permufakatan makar. 

 

DGPOKER - AGEN POKER TERPERCAYA

 

"Setelah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan kemarin, hari ini telah dikeluarkan surat perintah penahanan terhadap lima orang tersebut kemudian ditahan di Mako Brimob," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu, 1 April 2017.

DGPOKER - CARA MENANG POKER

 

Argo mengatakan penahanan mereka akan dilakukan hingga 20 hari mendatang atau hingga 20 April 2017. Sejumlah barang bukti dokumen, kata dia, sudah disita kepolisian.

DGPOKER - POKER TERPERCAYA INDONESIA

 

Dalam pemeriksaan kemarin, Argo mengatakan penyidik mendalami terkait dengan dugaan adanya permufakatan makar yang mereka lakukan. Mereka dijerat dengan Pasal 107 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 110 KUHP tentang makar dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Polisi dalam hal ini sudah secara profesional melakukan penyidikan, sudah ada tahapan-tahapannya, dari laporan polisi kemudian penangkapan tersangka," kata Argo.

Al Khaththath dan empat tersangka lain ditangkap beberapa saat sebelum aksi demonstrasi 313 dilaksanakan. Al Khaththath merupakan yang terakhir ditangkap, yakni di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat.

Argo menuturkan tak ada alasan khusus terkait dengan waktu penangkapan itu. Ia juga membantah penangkapan itu terkait dengan aksi 313. "Kebetulan saja pas (waktunya) dengan aksi itu," katanya.

Senin, 20 Maret 2017

Handang Soekarno Menyeret Nama Artis Tenar Terkait Kasus Suap Pajak Dalam Persidangan, Siapa Ya Artis Tenar Tersebut ?

Handang Soekarno Menyeret Nama Artis Tenar Terkait Kasus Suap Pajak Dalam Persidangan, Siapa Ya Artis Tenar Tersebut ? | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE

Handang Soekarno Menyeret Nama Artis Tenar Terkait Kasus Suap Pajak Dalam Persidangan, Siapa Ya Artis Tenar Tersebut ?
Handang Soekarno Menyeret Nama Artis Tenar Terkait Kasus Suap Pajak Dalam Persidangan, Siapa Ya Artis Tenar Tersebut ?

AGENDG.COM - AGEN POKER ONLINE | Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Handang Soekarno bersaksi untuk terdakwa kasus suap pajak Ramapanicker Rajamohanan Nair alias Mohan. Handang Soekarno pun menyeret nama artis tenar terkait kasus suap pajak dalam persidangan. Siapa ya artis tenar tersebut ?

 

DGPOKER - AGEN POKER TERPERCAYA

 

Jaksa Penuntut Umum pun membuka bukti yang mengungkapkan salah satu nama artis tenar Syahrini yang tertera dalam nota dinas Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno.

DGPOKER - CARA MENANG POKER

 

"Kami menemukan 16 perusahaan dan perorangan, salah satunya Syahrini, Syahrini siapa?" tanya jaksa penuntut umum KPK Takdir Sulhan dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (20/3/2017).

"Syahrini artis," jawab Handang yang menjadi saksi dalam sidang tersebut, seperti dilaporkan Kabar Indonesia.


DGPOKER - POKER TERPERCAYA INDONESIA

 

Dalam barang bukti yang ditunjukkan tampak Nota Dinas Nomor ND 136.TA/PJ.051/2016 yang ditujukan untuk Direktur Penegakan Hukum, dari Kasubdit Bukti Permulaan, bersifat: Sangat Segera, perihal: Pemberitahuan Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan tertanggal 4 November 2016.

Bunyi nota dinas itu adalah "Sehubungan dengan Nota Dinas Kelompok VII Fungsional Pemeriksa Bukti Permulaan tanggal 4 November 2016 hal Penghitungan Jumlah Pajak Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan a.n Syahrini, perlu dibuat surat Penyampaian Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan atas Pemeriksaan Bukti Permulaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak Syahrini.

Bapak tidak berpendapat lain, terlampir surat Penyampaian Informasi Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan untuk mendapat persetujuan Terdakwa dalam kasus ini adalah "Country Director" PT EK Prima Ekspor (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair yang memberikan suap sebesar 148.500 dolar AS (Rp1,98 miliar) dari komitmen Rp6 miliar untuk Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwil DJP) Jakarta Khusus Muhammad Haniv dan Handang Soekarno.

Handang mengaku hanya memberikan saran kepada Rajamohanan terkait masalah pajaknya dan tidak melakukan apa-apa terkait hal itu.

"Saya belum melakukan apa-apa untuk Pak Mohan dan hanya memberikan saran mengenai mekanisme pengajuan surat pembatalan Surat Tagihan Pajak (SPT)," kata Handang.

Dalam dakwaan disebutkan tujuan pemberian suap itu adalah untuk melancarkan terkait pengajuan pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) periode Januari 2012-Desember 2014 dengan jumlah Rp3,53 miliar, Surat Tagihan Pajak Pajak Pertambahan Nilai (STP PPN), Penolakan Pengampunan Pajak (tax amnesty), Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper) pada KPP PMA Enam Kalibata dan Kantor Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Khusus.

Senin, 13 Maret 2017

Ketua Umum PPP Djan Faridz Tetap Konsisten Mendukung Pasangan Ahok-Djarot

Ketua Umum PPP Djan Faridz Tetap Konsisten Mendukung Pasangan Ahok-Djarot | DGPOKER - AGEN POKER ONLINE

Ketua Umum PPP Djan Faridz Tetap Konsisten Mendukung Pasangan Ahok-Djarot
Ketua Umum PPP Djan Faridz Tetap Konsisten Mendukung Pasangan Ahok-Djarot

Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Djan Faridz tetap konsisten mendukung pasangan Ahok-Djarot dalam putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Djan bahkan berkata bahwa dirinya sangat berdosa kepada semua umat Islam jika dirinya tidak meneruskan dukungannya kepada paslon nomer dua (Ahok-Djarot).

 

DGPOKER - AGEN POKER TERPERCAYA

 

Djan berkata bahwa semua kebijakan Ahok-Djarot sangat konkret membela umat Islam. Selain itu, kata Djan, Ahok-Djarot merupakan satu-satunya pasangan calon yang bersedia melakukan kontrak politik dengan partai PPP untuk membuat kebijakan yang membela umat Islam. 

DGPOKER - CARA MENANG POKER

 

"Kalau tidak melaksanakannya berdosa saya karena komitmen beliau kepada umat Islam itu konkret. Seumur-umur tidak pernah ada komitmen dari Gubernur manapaun yang akan memberikan tunjangan bagi marbot masjid, imam dan ustaz," kata Djan Faridz di Kantor DPP PPP, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (13/3). 

DGPOKER - POKER TERPERCAYA INDONESIA

 

Djan menambahkan, baru kali ini ada pasangan calon yang bersedia membuat kontrak politik dengan partai PPP.

"Kalau saya tidak berjuang untuk pasangan ini berdosa saya. Saya berjuang untuk umat Islam," tegasnya.

Djan menjelaskan bahwa PPP selama ini tetap konsisten membela umat Islam dan konsisten membela kepentingan umat. Jika ada yang mengatakan hal serupa, berarti mereka mencontek.

"Kalau ada paslon bilang saya juga bisa melakukan hal yang sama itu artinya nyontek karena kesepakatan itu dan kontrak politik itu sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum ada penetapan paslon. Sementara calon-calon yang lain belum ada, jadi kalau dibilang 'itu kan saya bisa lakukan juga', kenapa gak dari kemarin ngomong? kenapa baru sekarang? telat," tegas Djan.

Djan membanggakan Ahok yang membuat beberapa kebijakan untuk umat Islam. Di antaranya adalah membangun masjid raya.

"Coba liat Pak Ahok berjanji akan membangun 5 masjid agung di 5 wilayah DKI. Dia udah bangun 1 di Daan Mogot, dia sudah perintahkan carikan tanah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan saya akan membangun segera masjid agung katanya," ungkap Djan.

Tak hanya itu, Djan juga memuji Ahok yang telah melestarikan makam Mbah Priuk tanpa diminta oleh pihak manapun termasuk dirinya.

"Ada gak gubernur-gubernur sebelumnya yang menghormati makam Mbah Priuk? gak ada. Semuanya berkeinginan menggusur gak ada penghormatan kepada beliau. Coba Ahok, saya tidak ngomong satu patahpun sama beliau saya cuma minta Pak Ahok saya ingin umat Islam di Jakarta itu kan mereka itu sangat menghargai ulama-ulama besar apalagi yang sudah meninggal," jelas Djan.

"Tanpa saya minta, beliau sudah bahkan membuat makam Mbah Priuk sebagai cagar budaya. Tanpa saya minta loh padahal itu tanah kalau dihargai satu meter bisa seratus juta," tandas Djan.