Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Juni 2017

Bahaya Tersembunyi Di Balik Sumpit Sekali Pakai

Bahaya Tersembunyi Di Balik Sumpit Sekali Pakai
Bahaya Tersembunyi Di Balik Sumpit Sekali Pakai
Agen Poker Online - Para aktivis lingkungan sudah lama mengkampanyekan pelarangan penggunaan sumpit sekali-pakai yang terbuat dari kayu atau bambu. Seperti yang di lansir 88dg88 apakah anda tahu bahaya tersembunyi di balik sumpit sekali pakai.

Tapi kampanye pelarangannya tak lagi hanya mengusung isu lingkungan, tapi juga masalah kesehatan. Karena selain merusak lingkungan, jenis sumpit sekali-pakai juga diduga mengandung bahan beracun.

Kabarnya sumpit sekali-pakai menggunakan lilin parafin sebagai bahan pelapis. Lilin parafin atau hidrokarbon alkan adalah sebuah zat kimia yang sering dipakai dalam pembuatan pewangi ruangan atau pengusir lalat yang memiliki efek karsinogenik atau pemicu kanker. 


Untuk sekali pemakaian, polutannya tidak akan mempengaruhi kesehatan. Berbeda halnya jika dikonsumsi setiap hari dalam rentang waktu yang panjang. Terkait hal ini, di tahun 2010 Cina sudah membuat peraturan tentang jenis bahan kimia beserta kadar yang dibolehkan untuk pembuatan sumpit sekali-pakai.

Tapi Dong Jinshi, Sekretaris Jendral International Food Packaging Association di Cina menjelaskan kurangnya pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan peraturan itu. Dong juga mengatakan bahwa sumpit sekali-pakai rata-rata diproduksi di daerah pegunungan dimana kebanyakan produsennya tidak memiliki izin usaha. Sumpit-sumpit itu kemudian dikirim ke kota-kota besar untuk dikemas.

Seorang aktor Cina bernama Huang Bo baru-baru ini juga menemukan sumpit sekali-pakai yang dicurigai mengandung zat berbahaya di sebuah restoran di Cina. Huang Bo merendam sumpitnya dan air rendamannya berubah menjadi kuning disertai bau tajam yang menyengat. Huang juga mengatakan bahwa jenis sumpit itu tak hanya ditemukan di satu restoran, tapi sudah didistribusikan secara luas.


Yuk intip sedikit proses produksinya :

1. Dipotong dari pohon bambu

2. Diproduksi oleh industri rumah tangga.




3. Di “putihkan” dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida (tanpa disinfektan)



4. Proses pengeringan seadanya

5. Di kemas seadanya juga untuk di export ke luar negeri

6. Pengiriman ke luar negeri menggunakan kapal laut (terlalu mahal jika menggunakan pesawat)
dibutuhkan waktu yang cukup lama, contohnya 1 bulan dari vietnam ke taiwan . Sementara itu, sumpit yang dikemas dengan seadanya akan sangat besar sekali kemungkinan untuk terkontaminasi oleh kotoran/sarang tikus dan kecoa.

7. Proses pengemasan (tanpa disinfektan)
contoh kasus, untuk setiap penerimaan kargo sumpit di taiwan , akan langsung di distribusikan ke industri rumahan yang akan mengerjakan pengemasannya, dan tanpa proses disinfektan (sterilisasi) akan langsung dikirim ke restoran-restoran sebagai titik akhir distribusi

8. Dan langsung masuk ke mulut anda

9. Tahukah anda, bahwa ada ribuan bahkan jutaan monyet yang menetap di dalam sumpit?

10. Sudah kelihatan belum monyet-monyet tersebut?



11. Inilah wajah monyet-monyet tersebut.




semua sisa cairan (pemutih, sulfur, hidrogen peroxida, kotoran tikus, kotoran kecoa, telor kecoa, telor ulat dsb) akan terus menetap di lubang-lubang kecil tersebut sampai anda menggunakannya.



Pernahkan anda mendengar kasus keluarnya ulat dari sumpit saat digunakan di mangkok kuah yang panas ?

Selasa, 07 Februari 2017

Janji SBY Tidak Akan Lengserkan Jokowi, Ini Tanggapan PDIP

Janji SBY Tidak Akan Lengserkan Jokowi, Ini Tanggapan PDIP | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA

Janji SBY Tidak Akan Lengserkan Jokowi, Ini Tanggapan PDIP
Janji SBY Tidak Akan Lengserkan Jokowi, Ini Tanggapan PDIP

Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) janji tidak akan lengserkan Jokowi dan akan memberikan kesempatan kepada Presiden Jokowi untuk menuntaskan masa kerjanya hingga selesai. Demokrat tidak akan menjatuhkan  pemerintahan yang sah secara konstitusi.

 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

 

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno memberikan tanggapan, pernyataan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hanya bersifat normatif. Dia berkata, dalam sistem perpolitikan yang diterapkan Negara Indonesia adalah sistem kerja sama atau gotong royong.

DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

 

"Soal kalimat menyelesaikan masa baktinya itu kalimat standar yang normatif. Jadi tak perlu diurai untuk mengadu-adu. Politik kita adalah politik gotong royong membangun persaudaraan," kata Hendrawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).
 

DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA  

 

PDIP, kata dia, mendorong agar semua partai politik membantu memikirkan kepemimpinan nasional yang berintegritas. Untuk itu, Hendrawan setuju dengan sikap SBY dan Partai Demokrat atas dukungan terhadap pemerintah.

"Kami justru mendorong semua Parpol untuk memikirkan kepemimpinan nasional secara serius. Tentu yang kinerja dan integritasnya baik tak ada salahnya diberi kesempatan memimpin lagi," terangnya.

Hendrawan juga menyoroti pandangan SBY terkait kebhinekaan di Indonesia. Dia mengamini sebagian besar pandangan SBY terkait masalah-masalah kebhinekaan dan konflik yang terjadi belakangan.

"Pernyataan yang terkait dengan kebhinekaan sangat menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa Partai Demokrat tetap berjalan di atas rel yang diharapkan," tegasnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato politiknya di hadapan ribuan kader partai di JCC, Selasa (7/2). Dalam pidatonya, SBY berulang kali menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak akan menjatuhkan pemerintahan yang sah secara konstitusi.

"Saya optimis masa depan Indonesia. Bukan berarti saya tidak percaya pemerintah. Beri kesempatan pada Presiden Jokowi untuk menuntaskan masa baktinya hingga selesai," ujar SBY disambut riuh rendah tepuk tangan kader partai Demokrat yang memadati JCC.

SBY mengingatkan tiga sikap Demokrat. Pertama, konsisten memberi dukungan pada pemerintahan Jokowi-JK hingga masa jabatan selesai. Pejabat eksekutif baik Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang berasal dari partai Demokrat, diinstruksikan untuk mendukung penuh tugas Presiden Jokowi.

Sikap politik kedua, lanjut SBY, Demokrat mendukung keputusan presiden yang tepat, benar dan pro rakyat. Sikap politik ketiga, Demokrat tetap mengkritisi keputusan dan kebijakan pemerintah yang keliru dan bertentangan dengan kehendak rakyat. "Partai Demokrat konsisten berada di luar pemerintahan," tegasnya.

SBY menegaskan, Demokrat bersikap ksatria. Tidak memiliki bakat menjadi bunglon dan oportunis. "Kalah dalam pemilu 2014, kita terima kekalahan dengan lapang dada. Kita siapkan karpet merah untuk pemimpin baru," imbuhnya.