Hasto Kristiyanto Menginginkan Koalisi Pemerintah Menyatu Pada Pilgub DKI Jakarta Putaran Kedua | DGPOKER - AGEN POKER UANG ASLI TERPERCAYA
![]() |
| Hasto Kristiyanto Menginginkan Koalisi Pemerintah Menyatu Pada Pilgub DKI Jakarta Putaran Kedua |
Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto menginginkan koalisi pemerintah menyatu pada Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Siapa saja dari poros Cikeas yang ingin gabung ke koalisi pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat akan diumumkan pada 4 maret mendatang. Arah akan dibicarakan dan dipastikan setelah KPU selesai mengumumkan hasil Pilkada serentak.
DGPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
"Sangat tidak bagus jika KPU belum mengumumkan dan kita sudah menyatakan dukungan, tepatnya tanggal 4 Maret semua kerja sama partai harus dipastikan," ungkapnya dalam konferensi pers rapat konsolidasi dengan DPD PDIP se-Indonesia di Kantor DPP PDI, Selasa, (21/02).
DGPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA
Menurut Hasto, kerja sama partai di tingkat nasional akan lebih bagus jika diikuti kerja sama di tataran Provinsi dan Kota. Kerja sama paling tinggi dalam Pilkada adalah dengan partai yang ada di dalam pemerintahan.
"Kerja sama kita paling tinggi di Pilkada adalah dengan partai yang ada di pemerintahan," imbuhnya.
DGPOKER - AGEN POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA
Komunikasi antarpartai, Hasto contohkan seperti komunikasi yang sudah dirinya lakukan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Golkar Idrus Marham yang sudah intens melakukan komunikasi dengan PPP dan PAN. "Idrus Marham sudah intens dengan PPP dan PAN," paparnya.
Terkait komunikasi politik dengan Demokrat, Hasto mengaku sudah melakukannya. Namun, keputusan tetap akan diserahkan sepenuhnya ke Demokrat dengan pertimbangan strategis partai.
"Seperti dengan Demokrat saya sudah lakukan, kerja sama antar partai harus dengan pertimbangan strategis dari partai," jelasnya.
Sebelumnya, politikus PDIP Trimedya Panjaitan berharap partai-partai yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintahan ikut mendukung Ahok-Djarot memenangkan Pilgub DKI. Khususnya, bagi partai yang kadernya mendapat kursi menteri di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
"Kan di pemerintahan sama, menterinya sama-sama dapat. Ya di pemerintahan DKI juga kami harap sama," ujar dia.
Jika semua partai koalisi bersatu, dipastikan Trimedya kursi DKI akan lebih mudah dimenangkan Ahok-Djarot. Mengingat, setiap partai yang tergabung dalam koalisi memiliki massa untuk mendongkrak suara di Pilgub DKI nanti.
"Karena kalau itu terjadi, kalau parameternya pemilu 2014, kami hanya perlu 3-4 persen yang kami kerja. Partai pendukung kami tentu tahu dimana kantung-kantung suara mereka," pungkas Trimedya.
Diketahui, PAN, PKB dan PPP yang merupakan pendukung Agus di Pilgub DKI mendapatkan jatah menteri di Kabinet Kerja. PAN 1 menteri, PKB 3 menteri dan PPP 1 menteri.

EmoticonEmoticon